Nabi Isa Dan Muridnya I

Posted Under Islam by Ainul Karim on 05 Mar 2019

Nabi Isa Dan Muridnya I

Dikisahkan Seorang Laki-laki yang berguru kepada Nabi Isa AS. Pada suatu hari Nabi Isa mengajak Seorang laki-laki tersebut untuk menemaninya melakukan perjalanan yang sangat jauh. Nabi isa membawa beberapa potong roti gandum sebagai bekal dalam menempuh perjalanannya.

Perjalanan yang mereka tempuh sangatlah melelahkan sehigga Nabi Isa dan muridnya berhenti sejenak untuk beristirahat. Ketika Nabi Isa membuka bekal makanan nya nabi Isa terkejut karena roti gandum yang ia bawa sudah hilang satu potong, Kemudian Nabi Isa berkata pada muridnya.

“Apakah kamu yang memakan sepotong roti gandumku?” Tanya Nabi Isa dengan wajah serius.

“Tidak, Aku tidak memakan roti gandum milikmu.” Jawab muridnya.

“Apakah kau benar tidak memakannya?” Nabi Isa mengulangi pertanyaanya.

“Benar, saya tidak makan.”

“Baiklah kalau begitu.”

Nabi Isa diam tidak melanjutkan pertanyaannya, Kemudian mereka berdua melanjutkan perjalanan. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan sungai besar yang menghalangi arah jalan. Muridnya terkejut melihat tersebut dan berkata kepada Nabi Isa.

“Bagaimana kita meneruskan perjalanan kita.”

“Tenang saja, Pegang aku!” Jawab nabi isa sambil memegang muridnya.

Dengan Kuasa Allah Ta’ala Nabi Isa dan muridnya melewati sungai besar tersebut dengan cara berjalan di atas air. Ketika sampai ke tepian sungai, muridnya terkejut melihat kejadian tersebut.

“Apakah kau percaya yang baru saja terjadi?” Tanya Nabi Isa kepada muridnya.

“Benar, Aku percaya.” Jawab murid sambil menganggukkan kepalanya.

“Apakah kau percaya kalau itu mukjizat?”

“Iya, aku benar-benar yakin kalau ini mukjizat dari Allah.”

“Kalau begitu, apakah kamu yang memakan roti gandumku?” Nabi Isa mengulangi pertanyaan sebelumnya.

“Tidak, Demi Allah Aku tidak memakannya.” Jawab muridnya dengan tegas.

“Ya sudah kalau begitu.”

Setelah itu mereka berdua melanjutkan perjalanan. Selang beberapa lama Nabi Isa dan muridnya melihat kuburan yang begitu sangat luas di depannya, lalu Nabi Isa mengadahkan tangannya keatas dan membuat mayat yang ada dalam kuburan tersebut hidup kembali atas izin Allah. Muridnya melihat kejadian tersebut dengan begitu takjub, Kemudian Nabi Isa berkata kepada muridnya.

“Apakah kau percaya yang baru saja terjadi?”

“Iya, Nabi aku benar-benar percaya bahwa engkau mendapat mukjizat dari Allah.” Jawab murid tersebut dengan menggebu-gebu.

“Baik, sekarang kamu harus berkata dengan jujur, Apakah kamu yang memakan roti gandumku?” tanya nabi isa dengan pertanyaan yang sama lagi.

“Demi Allah yang memberikan mukjizat kepadamu, Aku telah berkata jujur, bahwa Aku tidak memakan roti gandummu”. Jawab murid nabi Isa sambil mengangkat telunjuk tangannya keatas.

“Baiklah kalau begitu.’

Mereka berdua kemudian terus melanjutkan perjalanan. Tatkala di tengah perjalanan Nabi Isa melihat sebuah gundukan tanah yang begitu sangat besar, Lalu nabi Isa berdoa kepada Allah untuk menjadikan gundukan tanah itu menjadi emas, Allah mengabulkan doanya, gundukan yang tadinya hanya berupa tanah kini menjadi gundukan emas yang sangat berkilauan.

Kemudian Nabi Isa membagi gundukan emas menjadi tiga bagian sama rata, lalu Nabi Isa mengambil satu bagian untuk dirinya, satu bagian lagi diberikan kepada muridnya. Murid nabi isa bertanya-tanya dan berkata kepada nabi isa.

“Untuk siapakah satu bagian emas yang tersisa ini?” tanya murid kepada nabi isa dengan memegang sisa bagian emas.

“Satu bagian ini akan kuberikan kepada orang yang telah mencuri roti gandumku.” Jawab Nabi Isa dengan bijak.

“Wahai utusan Allah Yang Mulia, sesungguhnya Aku lah yang memakan roti gandum milikmu.” Jawab murid dengan mata berbinar-binar.

“Baiklah kalau begitu, kuberikan sisa bagian emas ini untuk mu serta ambil emas milikku dan kemudian kita berpisah sampai disini saja.”

Bersambung ke Nabi Isa Dan Muridnya (Part Akhir)

 

Leave a Comment
Fathul Qorib
about 2 months ago

waw,.,. cerita yang sangat baik.,.,.,

Reply

Fathul Qorib
about 2 months ago

yang namanya berbohong itu buruk

Reply

Search
Related Posts
Syukur_ku Atas Nikmat_Mu

Pengertian Syukur Sudut Hukum | Definisi Syukur...

Nabi Isa Dan Muridnya II

Sebelumnya Baca : Nabi Isa Dan Muridnya (Part...

Nasihat Luqman Tentang Mengesakan Allah

Renungkanlah, apa tujuan sebenarnya engkau ada di...

Nasihat Luqman Tentang Semua Perbuatan Akan Mendapat Balasan

Semua perbuatan yang engkau kerjakan di dunia akan...

Nasihat Luqman Tentang Berbakti Terhadap Orang Tua

Tanpa perantara kedua orang tua kita tidak akan...

Popular Posts
MANA CERITAMU

Hidup ini indah, kata mereka ketika memiliki...

Pacaran Dalam Matematika

Ingin punya pacar, kamu harus miliki dua hal...

Jomblo, Jangan Seperti Semut!

Cinta adalah perjuangan. Dan setiap perjuangan...

Ini Jalan Ku

Malam ini aku terbangun dari tidurku begitu cepat...

Berbagi itu indah

Kesalahan yang fatal. Kita sebagai makhluk Allah...

Top Liked Posts
MANA CERITAMU

Hidup ini indah, kata mereka ketika memiliki...

Ini Jalan Ku

Malam ini aku terbangun dari tidurku begitu cepat...

Berbagi itu indah

Kesalahan yang fatal. Kita sebagai makhluk Allah...

Web ini Sampah

“buat apa lo sih susah-susah buat aplikasi gak...

Titisan Mohammed Salah (Part One)

Sore yang sangat indah, suara burung berkicau...

Most Commented Posts
Buah Dari Kerja Keras

Cuba Gooding Jr. dikenal sebagai aktor yang...

Tertindas Part 1

Aku duduk termenung di bawah naungan pohon cemara,...

Titisan Mohammed Salah (Part One)

Sore yang sangat indah, suara burung berkicau...

Web ini Sampah

“buat apa lo sih susah-susah buat aplikasi gak...

Pacaran Dalam Matematika

Ingin punya pacar, kamu harus miliki dua hal...