Ngalap Barokah Iku Maujud (Part 1)

Posted Under Cerpen by Halal on 06 Mar 2019

Ngalap Barokah Iku Maujud (Part 1)

"Kamu yang lama ya nak di pesantren!" Saran salah satu murid ayah Alan waktu beliau bersilaturahmi ke rumahnya
"Insya Allah" Jawab Alan dengan sedikit ragu
"Saya dulu waktu masih nyantri tidak terlalu fokus belajar nak" Beliau berkata lagi 
"Lah? Terus ngapain di pesantren pak?" Tanya Alan keheranan
"Ya belajar, cuma tidak fokus" Beliau menjawab
"Oh???" Jawab Alan dengan rasa kebingungan yang masih belum terpecahkan
"Tetapi saya lama di pesantren nak. Alhamdulillah saya bermanfaat untuk masyarakat. Insya Allah kalo lama di pesantren keluarnya bakalan enak hidupnya, nak" Beliau mengeluarkan fatwa
"Ya ya ya" Alan mulai paham dengan fatwa beliau
"Barokah itu penting. Meskipun di pesantren dia hidup enak, kebanyakan keluarnya berbanding balik jika barokah tak ia dapat. Dan sebaliknya, di pesantren hidup susah, tapi dapat barokah, Insya Allah keluarnya bakalan enak. Lebih-lebih di pesantren hidup enak dan keluar darinya mendapat barokah. Jangan melanggar undang-undang pesantren! Insya Allah barokah akan mudah di dapat" Beliau meneruskan fatwanya

***

       Suatu hari ayah Alan berbincang dengan Alan. Dan Alan menganggap omongan tersebut sebagai wasiat.

"Nak, kamu adalah pengganti ayah" Ucap beliau
"Maksudnya, yah?" Tanya Alan karena dia tidak paham atas ucapan ayahnya
"Pengurus masjid, tokoh masyarakat dan ustad sekarang semakin langka. Banyak diantara mereka yang sudah mendahului kita. Kamu kan santri, siapa lagi kalo bukan para santri yang melanjutkan perjuangan mereka. Jangan kamu remehkan ini! Jangan anggap karena masih ada ayah lantas kamu santai seenaknya" Tutur beliau
"Insya Allah, yah. Alan mohon doa restu" Jawab Alan

Tunggu part selanjutnya!

Leave a Comment
Nur Mahin
about 2 months ago

Siapakah sebenarnya sosok di balik nama Alan?

Reply

Halal
about 2 months ago

Sosok, jek cobeh

Reply

IRSYA_D;
about 2 months ago

Bapengaken om

 

Reply

Fathul Qorib
about 1 months ago

berjuang,.,.,

 

Reply

Search
Related Posts
Cinta yang salah.

Aku menangis ketika melihat iring-iringan burung...

Halalkan atau Tinggalkan Part 2

“Dew, gimana ini saya disuruh mondok sama...

Kesan Pertama Nyantri

Yang namanya baru nyantri pasti kebanyakan...

Halalkan atau Tinggalkan Part 1

“Ibuuu.” Lidia memanggil.      “Sayang….” Bu...

Tertindas Part 1

Aku duduk termenung di bawah naungan pohon cemara,...

Popular Posts
MANA CERITAMU

Hidup ini indah, kata mereka ketika memiliki...

Pacaran Dalam Matematika

Ingin punya pacar, kamu harus miliki dua hal...

Jomblo, Jangan Seperti Semut!

Cinta adalah perjuangan. Dan setiap perjuangan...

Ini Jalan Ku

Malam ini aku terbangun dari tidurku begitu cepat...

Berbagi itu indah

Kesalahan yang fatal. Kita sebagai makhluk Allah...

Top Liked Posts
MANA CERITAMU

Hidup ini indah, kata mereka ketika memiliki...

Ini Jalan Ku

Malam ini aku terbangun dari tidurku begitu cepat...

Berbagi itu indah

Kesalahan yang fatal. Kita sebagai makhluk Allah...

Web ini Sampah

“buat apa lo sih susah-susah buat aplikasi gak...

Titisan Mohammed Salah (Part One)

Sore yang sangat indah, suara burung berkicau...

Most Commented Posts
Buah Dari Kerja Keras

Cuba Gooding Jr. dikenal sebagai aktor yang...

Tertindas Part 1

Aku duduk termenung di bawah naungan pohon cemara,...

Titisan Mohammed Salah (Part One)

Sore yang sangat indah, suara burung berkicau...

Web ini Sampah

“buat apa lo sih susah-susah buat aplikasi gak...

Pacaran Dalam Matematika

Ingin punya pacar, kamu harus miliki dua hal...